Downline dan Upline, barangkali dua istilah ini masih terdengar asing bagi Anda yang tidak berada dalam bisnis pulsa. Namun ketika Anda memutuskan untuk terjun dalam bisnis tersebut, maka sudah pasti dua hal ini harus dipahami dengan benar. Lantas apa sebenarnya pengertian dari Downline dan Upline tersebut? Simak penjelasannya berikut.

Pengertian Downline dan Upline dalam Bisnis Pulsa

Promo Software Pulsa Terbatas

Klik-Disini-pesan-sekarang

5 Menit Mengenal Downline dan Upline

Secara harfiah downline dapat diartikan sebagai orang yang berada pada level bawah dan tugasnya memasarkan produk pulsa. Sementara upline merupakan orang yang berada di level atas downline dan tugasnya menjadi master dealer (bos) dari pada downline tersebut. Sederhananya downline dapat dikatakan sebagai agen pulsa atau bawahan dan upline adalah atasan atau bos pulsa. Masih bingung? Perhatikan lagi penjelasan berikut.

Barangkali Anda pernah melihat sebuah konter pulsa yang cukup besar dan memiliki aktivitas penjualan pulsa yang selalu ramai. Bahkan tidak jarang pula ada kios pulsa kecil yang melakukan pengisian saldo pada konter pulsa tersebut. Terkait dengan hal ini, posisi konter pulsa besar disebut upline, sedangkan posisi kios kecil yang melakukan pengisian saldo tadi disebut downline. Sudah mengerti? Lalu manakah yang lebih untung?

Jika memperhatikan konsep yang telah dijelaskan tadi, maka sudah pasti keuntungan terbesar terletak pada posisi upline. Mengapa? Sebab upline akan mendapatkan harga pulsa yang jauh lebih murah dan langsung dari server atau pun distributor pulsanya. Tentunya ketika dijual kembali kepada downline harga tersebut akan memberikan keuntungan yang cukup signifikan, terlebih ketika dinaikan beberapa rupiah.

Namun tentu saja potensi keuntungan besar itu pun diikuti dengan tanggung jawab dan beban kerja yang sama besarnya. Upline harus memastikan bahwa stok pulsa selalu tersedia sehingga para downline dapat senantiasa melakukan pengisian saldo. Selain itu juga penting bagi upline untuk mengontrol kelancaran transaksi para agennya (downline). Sebab jika transaksi agen mengalami kendala, maka sudah pasti itu pun akan berimbas pada perputaran bisnis pulsa yang dimiliki upline sendiri.

Terlepas dari konsep dan keuntungan yang dimiliki oleh downline maupun upline, maka sebetulnya dua posisi ini sama-sama memiliki peranan penting dalam bisnis pulsa. Produk pulsa dari upline tidak akan mampu terjual optimal tanpa kehadiran dari downline. Sementara downline juga tidak mampu melakukan pengisian saldo jika upline tidak ready dalam melayani.

Apakah Anda tertarik menjadi downline atau justru upline? Tentunya keputusan itu harus dipertimbangkan secara matang. Terlebih dari sisi kemampuan modal yang dimiliki. Jika memiliki modal yang cukup, maka tiada salahnya jika Anda langsung mengambil posisi sebagai upline. Namun jika tidak memiliki modal yang cukup, maka Anda bisa memulainya dari posisi downline. Demikianlah informasi seputar downline dan upline yang dapat diketahui, semoga bermanfaat.

Promo Software Pulsa Terbatas

Klik-Disini-pesan-sekarang