Microsoft Excel memang menjadi aplikasi perkantoran yang banyak digunakan, sekalipun sudah banyak perusahaan memakai sistem untuk olah data.

Namun penggunaannya masih jamak dijumpai karena memang memiliki banyak rumus yang berguna untuk olah data. Salah satu fungsi yang banyak digunakan adalah fungsi logika boolean, berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian dan Juga Fungsi dari Logika Boolean di Dalam Excel

Pengertian Logika Boolean

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai fungsi logika boolean di dalam Microsoft Excel, alangkah baiknya mengenal dulu apa itu boolean.

Bagi Anda yang sudah berkecimpung di dunia komputer dan pemrograman dijamin familiar sekali dengan istilah ini. Jadi boolean sendiri memiliki definisi sebagai tipe data yang memiliki satu atau dua nilai.

Adapun nilai yang dimiliki oleh logika boolean ini adalah TRUE dan juga FALSE, ketika diterapkan di dalam Microsoft Excel maka akan menjumpai fungsi IF.

Fungsi IF ini kemudian bisa digunakan untuk berbagai keperluan mencari data yang logis dari kumpulan data yang sudah ada. Penggunaannya bisa digabungkan dengan fungsi lain di dalam Microsoft Excel.

Fungsi Logika Boolean di Dalam Microsoft Excel

Boolean di dalam Microsoft Excel diberi rumus IF yang digunakan untuk menentukan logika dari sebuah data yang diolah. Logika yang dihasilkan akan berada dalam sebuah nilai dimana nilai ini bisa TRUE bisa juga FALSE. Sehingga logika sederhana dari penggunaan rumus IF atau boolean ini adalah:

=IF(Apabila suatu data adalah benar, maka lakukan sesuatu, jika tidak maka bisa melakukan hal lain).

Misalnya saja:

=IF(Jika nilai di baris 4A kurang dari 50, maka tampilkan nilai “Lulus”, dan jika tidak maka tampilkan nilai “Tidak Lulus”)

Sehingga nilai boolean ini digunakan untuk menentukan apakah sebuah data masuk ke dalam kategori A atau kategori B.

Rumus akan dimasukan ke kolom hasil dan kemudian ditarik ke bawah agar tercopy secara otomatis. Sehingga setiap kali ada perubahan data maka hasil di dalam kolom berisi rumus ini secara otomatis akan berubah.

Fungsi ini kemudian dapat membantu menghemat waktu dalam mengerjakan laporan, sebab sudah dihitung otomatis memakai rumus yang tadi dimasukan di awal. Namun penggunaan atau penentuan rumusnya harus tepat sesuai dengan aturan di dalam Microsoft Excel.

Sebab jika tidak maka nilai dari hasil logika boolean tadi tidak dapat ditampilkan, dan ditandai dengan munculnya tanpa pagar diikuti deretan huruf dan angka tertentu.

Selain itu pengambilan data juga harus tepat, sehingga hasil yang ditampilkan tidak keliru dan mempengaruhi laporan yang disusun.

Adapun penggunaan fungsi boolean atau IF di dalam Microsoft Excel ini bisa untuk menghitung status kerja karyawan, total gaji, nilai tunjangan, dan lain sebagainya.Bisa juga digunakan untuk menentukan nilai akhir dari siswa maupun mahasiswa di sebuah lembaga pendidikan.