Di era digital seperti saat ini, peluang bisnis kebanyakan datang dari bidang fashion dan kuliner. Padahal, masih banyak peluang lain yang dapat dikembangkan salah satunya di bidang perikanan. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara maritim dengan lautnya yang begitu luas.

Merujuk pada fakta tersebut dapat dipastikan jika Indonesia dapat menjadi negara yang berpotensi besar untuk dijadikan pusat bisnis perikanan. Dengan luas wilayah laut yang begitu luas, Anda bisa mengeruk keuntungan besar dengan melalui usaha perikanan.

Cara Memulai Bisnis Perikanan Tangkap

Ada banyak sekali usaha yang dapat dilakukan mulai dari usaha perikanan tangkap, budidaya perikanan, wisata perairan dan beberapa bisnis perikanan menguntungkan lainnya. Dari banyaknya jenis bisnis di sektor perikanan, salah satu usaha yang potensial adalah usaha perikanan tangkap.

Jika Anda tertarik menjalankan usaha ini, maka sebelum memulai usaha sebaiknya Anda mengetahui dulu panduan cara memulai usaha perikanan tanggap dari proses produksi hingga di tahap pemasaran. Hal ini penting diketahui terutama untuk Anda yang masih merupakan pebisnis pemula.

Panduan Memulai Bisnis Perikanan Tangkap

Sebelum memulai bisnis perikanan tangkap, sebaiknya Anda harus tahu dulu proses-proses apa saja yang harus Anda lewati agar menuai hasil keuntungan dari bisnis ini.

1. Proses produksi

Pada bisnis perikanan tangkap, proses produksi pada dasarnya adalah kegiatan dalam menangkap ikan di laut atau di sungai. Jangan menganggap hal ini sepele karena penangkapan ikan harus benar-benar direncanakan dan juga diperhatikan dengan baik.

Dalam perencanaan penangkapan ikan, Anda perlu perhatikan beberapa hal seperti ukuran kapan yang digunakan nanti, bekal yang dibutuhkan, jumlah ABK, lamanya kegiatan pelayaran, metode penangkapan yang digunakan, dan lain-lain.

2. Penanganan setelah tangkap ikan

Agar dapat menaikkan nilai tambah, Anda harus bisa mengelola serta menangani pasca tangkap ikan dengan baik misalnya dengan menerapkan beberapa teknik dan metode pengolahan ikan misalnya melakukan pendinginan bahkan pengalengan.

Sebenarnya untuk proses pasca tangkap ikan disini akan tergantung pada skala usaha yang Anda miliki dan waktu per periode pelayaran. Hal ini perlu dipikirkan dengan baik supaya ketika ikan hasil tangkapan dijual, maka ikan tersebut masih segar dan tetap terjaga dengan baik.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil keuntungan lebih besar, Anda bisa mengelola ikan tersebut menjadi ikan olahan. Anda bisa membuat ikan asap, menggaraminya atau proses pengolahan yang lain.

Dengan mengolah ikan dengan proses yang baik, harga ikan tangkap Anda akan jadi lebih besar dan keuntungan Anda pun akhirnya akan mengalami yang namanya peningkatan.

3. Proses pemasaran

Dan terakhir, Anda memasuki tahap pemasaran dimana pada tahap ini ada beberapa alternatif yang bisa Anda gunakan seperti melakukan pemasaran ke pelanggan akhir secara sendiri, menjual ke pengepul atau penjual ikan tangkap ke pengusaha pengolahan ikan.

Jika dilihat dari segi keuntungan, Anda bisa melakukan pemasaran ke konsumen langsung agar keuntungan yang didapatkan lebih besar. Hanya saja, upaya pemasaran ke konsumen akhir tidak mudah terutama jika hasil ikan yang ditangkap sangat banyak.

Jadi sebelum memulai bisnis perikanan tangkap, sebaiknya Anda harus ketahui dulu proses-proses apa saja yang akan Anda lewati. Dengan begitu, bisnis perikanan yang Anda bangun dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi.