Pulsa adalah sebuat sistem penghitungan guna untuk menentukan tariff pelanggan yang saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, baik dalam jarak yang dekat ataupun jauh. Kegunaanya bermacam – macam, bisa digunakan untuk melakukan komunikasi/telpon, pesan singkat/SMS, Chating, Messenger (BBM, WA, FB dan lainnya). Tentu dengan adanya pulsa bisa memudahkan kita dalam berkomunikasi. Eits, tapi sekarang kita bukan ingin mmbahas pulsa secara mendetail ya, kamu sudah tahu belum kalau pulsa sebenarnya dibagi menjadi dua jenis stok, ada stok chip dan juga ada stok pulsa host to host atau stok h2h. Lalu apa perbedaannya? Ini harus diperhatikan apalagi kalau kamu ingin mencoba peluang dengan berjualan pulsa.

Tentu ketika kita ingin membuka sebuah peluang bisnis harus mengetahui dahulu seluk beluk dan bagaimana teknis berjuaan barang yang akan kita jual. Berjualan pulsa pun tentunya sama yaa, kamu harus memperhatikan istilah – istilah yang ada di server pulsa. Sebagai pengelola tentunya sangat wajib mengetahui ketersediaan stok pulsanya. Stok pulsa telah diketahui terdapat stok chip dan stok h2h (host to host).

Kita akan membandingkan stok h2h dengan Stok chip, stok chip server pulsa yang diperoleh dari distributor operator yang ada pada tiap – tiap daerah, dan sangat dipengaruhi oleh area tertentu. Gunakan stok ini untuk isi pulsa yang hanya ke nomor yang berada dalam lingkup daerah kamu. Resikonya tentunya ketika kamu terlalu sering melakukan isi pulsa ke luar daerah kamu maka chip ini akan terboklir. Saat ini telah hadir beberapa chip yang sering digunakan oleh pelaku bisnis server pulsa, seperti:

  • Indosat dengan chip MTRONIK
  • XL dengan DOMPET PULSA
  • Three dengan V-TRI
  • Telkomsel dengan chip MKIOS nya

Sangat direkomendasikan menggunakan type stok ini dibandingkan dengan stok h2h karena memiliki kelebihan transaksinya menjadi lebih cepat dan sangat valid, mengenai harga tentu berimbang bisa lebih mahal ataupun sebaliknya bergantung dari jumlah yang akan kamu order. Pembelian ini menggunakan harga satuan (unit), seperti 5 10 unit, untuk nominal 10 100 unit dan seterusnya, kamu bisa check di provider masing – masing.

Yang kedua adalah stok h2h (host to host), bedanya stok ini dengan stok chip. Kalau stok ini dapat diambil dari server lain yang juga tentunya menyediakan stok pulsa khusus type stok ini. Kamu juga membelinya dengan cara deposit biasa. Deposit ini juga nantinya dapat kamu gunakan untuk bertransaksi lain – lain, kalau habis yaa tinggal menambah deposit lagi tentunya.

Kekurangannya adalah dari segi kecepatan bertransaksi, transaksi sukses tentunya akan lebih lama dibandingkan transaksi pada stok chip, namun kelebihannya adalah kita tidak perlu memikirkan stok per produknya, karena stok produk sebenarnya sudah di kelola oleh server host to host atau stok h2h.

Itulah perbedaan antara stok pulsa dengan type chip dengan stok h2h (host to host),, jadi tinggal kamu bagaimana memilihnya saja ya..